Selesaikan & tagih SPK
Butuh add-on Modul Bengkel
Pekerjaan selesai, kendaraan siap diambil. Tiga langkah terakhir: periksa hasilnya, tagih, lalu serahkan.
1. Periksa dulu — Selesai (QC)
Section titled “1. Periksa dulu — Selesai (QC)”Saat mekanik selesai, ketuk Selesai (QC). Statusnya menandakan pekerjaan sudah dikerjakan dan sudah diperiksa, bukan sekadar selesai.
Kalau QC gagal, gunakan Kerjakan ulang untuk mengembalikannya ke pengerjaan.
2. Tagih
Section titled “2. Tagih”Ketuk Bayar. Alurnya sama persis dengan kasir biasa:
- Pilih cara pembayaran — Tunai, Transfer, atau QRIS.
- Untuk tunai, isi jumlah yang diterima; aplikasi menghitung Kembalian.
- Selesaikan, lalu Lihat struk untuk mencetak atau mengirimkannya.
Setelah dibayar, status SPK menjadi Selesai dan pekerjaannya pindah ke Riwayat.
3. Komisi mekanik
Section titled “3. Komisi mekanik”Komisi dihitung dari pekerjaan yang sudah selesai dan dibayar.
- Komisi bengkel (periode) — rekap seluruh mekanik untuk satu periode, untuk pemilik
- Komisi Saya — mekanik melihat perolehannya sendiri
- Total Komisi — jumlah untuk periode berjalan
Kalau belum ada, tertulis “Tidak ada data komisi.”
Karena mekanik ditetapkan per SPK, pastikan kolom Mekanik selalu diisi sejak pembuatan SPK. SPK tanpa mekanik akan menyulitkan perhitungan di akhir periode.
Kalau pelanggan belum mengambil kendaraan
Section titled “Kalau pelanggan belum mengambil kendaraan”Biarkan SPK di status Selesai (QC) sampai kendaraannya benar-benar diambil dan dibayar. Menagih lebih awal membuat laporan menunjukkan uang masuk yang sebenarnya belum ada di laci.
Sama seperti pesanan terbuka di restoran, SPK yang menggantung akan mengacaukan tutup shift.
Langkah selanjutnya
Section titled “Langkah selanjutnya”- Buat SPK — alur dari awal
- Tutup shift & cocokkan uang laci
- Laporan harian — bandingkan hasil jasa dan sparepart