Lewati ke konten

Laporan gabungan multi-toko

Butuh paket Pro

Punya lebih dari satu toko? Laporan bisa dibaca digabung (semua cabang jadi satu angka) atau per toko. Tidak ada menu terpisah — pilihannya ada di layar Laporan itu sendiri.

Di bagian atas layar Laporan ada kotak pilihan bertuliskan Toko. Ketuk untuk membukanya:

  • All Stores — menggabungkan semua cabang jadi satu laporan
  • Nama toko — hanya cabang tersebut

Pilihan ini menentukan angka di laporan yang Anda buka setelahnya.

Laporan Digabung / per toko
Laporan harian ✅
Laporan penjualan ✅
Laporan keuangan ✅
Laporan transaksi ✅

Jadi Anda tidak perlu membuka laporan yang berbeda — laporan yang sama menjawab dua pertanyaan, tergantung pilihan tokonya.

Angka gabungan dan angka per toko menjawab hal yang berbeda, dan keduanya perlu.

Gabungan menjawab: “bagaimana usaha saya secara keseluruhan?” — total omzet, total untung, arah pertumbuhan.

Per toko menjawab: “cabang mana yang menopang, dan cabang mana yang menumpang?”

Bahaya membaca gabungan saja: satu cabang yang kuat bisa menutupi satu cabang yang merugi selama berbulan-bulan. Totalnya terlihat naik, padahal salah satu tempat pelan-pelan menghabiskan hasil tempat lain.

Ini syarat yang mudah terlewat, dan membuat laporan gabungan menyesatkan.

Laporan gabungan hanya menjumlahkan data yang sudah sampai ke server. Kalau HP kasir di salah satu cabang masih menyimpan transaksi Belum Tersinkron, penjualan itu belum masuk hitungan — dan cabang tersebut akan terlihat lebih sepi daripada kenyataan.

Sebelum mengambil kesimpulan dari perbandingan antar cabang, pastikan setiap HP di tiap cabang sudah menampilkan “Semua Tersinkron!”. Lihat Data tidak tersinkron.

Sebelum menyimpulkan satu cabang “kalah”, periksa dulu apakah pembandingnya setara:

  • Harga modal terisi di kedua cabang? Tanpa itu, laba cabang tersebut tidak bisa dihitung — lihat Laporan keuangan.
  • Pengeluaran dicatat di kedua cabang? Cabang yang rajin mencatat pengeluaran akan terlihat kurang untung padahal justru lebih jujur.
  • Ada transfer stok yang belum dicatat? Barang yang berpindah tanpa dicatat mengacaukan modal di kedua sisi.

Cabang yang catatannya rapi sering terlihat lebih buruk daripada cabang yang catatannya berantakan. Itu masalah pencatatan, bukan masalah kinerja.