Tahan & batalkan transaksi
Dua situasi berbeda yang sering tertukar: menahan penjualan yang belum selesai, dan membatalkan yang tidak jadi.
Menahan (Parkir)
Section titled “Menahan (Parkir)”Pembeli lupa ambil sesuatu, atau uangnya tertinggal di motor. Jangan hapus keranjangnya — parkir saja, layani yang lain, lalu lanjutkan.
- Ketuk Parkir.
- Beri label: “Masukkan nama atau label untuk penjualan yang diparkir ini (mis. Meja 5, Nama Pelanggan)”.
- Layani pembeli berikutnya seperti biasa.
- Buka daftar penjualan diparkir, pilih labelnya, lanjutkan ke pembayaran.
Kalau tidak ada yang diparkir, tertulis “Tidak ada penjualan diparkir.”
Penjualan yang diparkir belum tercatat sebagai penjualan. Stok belum berkurang, laporan belum berubah. Semuanya baru terjadi setelah pembayaran selesai.
Membatalkan keranjang
Section titled “Membatalkan keranjang”Kalau pembeli benar-benar batal, kosongkan keranjangnya. Selama belum dibayar, tidak ada yang perlu dikhawatirkan — tidak ada catatan yang rusak.
Setelah dibayar: pakai Retur, bukan hapus
Section titled “Setelah dibayar: pakai Retur, bukan hapus”Ini pembedaan paling penting di halaman ini.
| Situasi | Yang benar |
|---|---|
| Belum dibayar | Kosongkan keranjang atau Parkir |
| Sudah dibayar | Retur |
Transaksi yang sudah dibayar adalah catatan keuangan. Menghapusnya membuat stok, laporan, dan uang laci Anda tidak lagi cocok — dan tidak bisa dikembalikan.
Jangan tinggalkan penjualan diparkir semalaman
Section titled “Jangan tinggalkan penjualan diparkir semalaman”Sebelum tutup shift, periksa daftar penjualan diparkir. Yang tertinggal biasanya berarti salah satu dari dua hal: pembeli batal (kosongkan saja), atau barang sudah dibawa tapi belum dibayar — dan itu perlu diselesaikan sekarang, bukan besok.
Langkah selanjutnya
Section titled “Langkah selanjutnya”- Proses retur barang — untuk transaksi yang sudah dibayar
- Jual di kasir
- Tutup shift & cocokkan uang laci