Saldo / deposit pelanggan
Butuh add-on Dompet Pelanggan
Dompet adalah uang yang pelanggan setorkan lebih dulu, lalu dipakai untuk membayar belanja berikutnya. Cocok untuk pelanggan langganan, kantin, atau usaha yang menerima deposit.
Bukan diskon — ini uang pelanggan
Section titled “Bukan diskon — ini uang pelanggan”Perbedaan ini penting dan sering keliru:
| Poin loyalti | Saldo dompet | |
|---|---|---|
| Asalnya | Hadiah dari belanja | Uang yang disetor pelanggan |
| Sifatnya | Potongan harga | Alat bayar |
| Kalau pelanggan berhenti | Hangus, wajar | Masih utang Anda kepadanya |
Saldo dompet adalah kewajiban Anda. Uang itu sudah masuk laci, tapi barangnya belum diserahkan.
Menerima top-up
Section titled “Menerima top-up”Saat pelanggan menyetor uang:
- Buka Detail Pelanggan → Dompet.
- Catat top-up sejumlah uang yang diterima.
- Saldo Dompet Saat Ini bertambah.
Top-up tunai tercatat di laporan sebagai Top-up Tunai (+) — terpisah dari penjualan, karena memang bukan penjualan.
Membayar dengan saldo
Section titled “Membayar dengan saldo”- Pilih pelanggannya saat transaksi.
- Di layar pembayaran, pilih Gunakan Dompet / Saldo Toko.
- Saldo tersedia tampil sebagai “Saldo Dompet: …”.
- Bagian yang terbayar muncul sebagai Dompet Digunakan.
Kalau saldonya kosong, tertulis “Tidak ada saldo dompet / kredit toko”.
Riwayat dan koreksi
Section titled “Riwayat dan koreksi”Riwayat Dompet mencatat semua top-up dan pemakaian. Kalau belum ada, tertulis “Tidak ada riwayat transaksi dompet”.
Untuk mengoreksi kesalahan, gunakan Penyesuaian dompet — dan selalu catat alasannya.
Sebelum menawarkan dompet ke pelanggan
Section titled “Sebelum menawarkan dompet ke pelanggan”Tanyakan dua hal:
- Sanggupkah Anda mengembalikan? Kalau pelanggan minta uangnya kembali, Anda harus punya uangnya.
- Bagaimana kalau tutup atau pindah? Saldo pelanggan tetap jadi kewajiban Anda.
Untuk usaha kecil, aman kalau nominal top-up dijaga tetap wajar — jangan mendorong setoran besar hanya untuk mendapat uang muka.